Permainan Tradisional

Permainan tradisional merupakan aset negara dan bangsa. Lahirnya peradaban suatu bangsa dan negara diiringi dengan identitas yang mencirikan, biasanya dikenal dengan keunikan. Bagi orang barat, keunikan ini yang menjadi pesona dan setiap orang ingin melihat dan menikmati keelokannya. Antara keunikan dan permainan tradisional memiliki kedekatan, sebab dalam permainan tradisional memuat nilai-nilai khasanah suatu bangsa dan negara. Karena itu, permainan tradisional memang unik.
Indonesia merupakan salah satu negara kaya dengan permainan tradisional. Lebih sempit lagi, daerah Sulawesi Tenggara yang berada di sebelah timur Indonesia merupakan suatu daerah yang menyimpan salah satu permainan tradisional unik. Permainan itu dikenal dengan bermain satu rumah.

(sumber: All About Indonesia @indopedia – Powered by GUNADARMA UNIVERSITY)

Dari hasil survei, Siswa SDN 07 Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara gemar bermain yang disebut “bermain satu rumah”. Jenis permainan ini merupakan salah satu konteks yang sering siswa peragakan sebelum masuk kelas atau waktu istirahat di sekolah. Sekitar tahun 1993, menurut responden yang diwawancarai mengemukakan kalau permainan seperti ini juga pernah popular dikalangan anak SDN 64 Palembang (sekarang dikenal dengan SDN 1 Palembang).

(Ullah_01)

Salah satu kegiatan dalam permainan ini adalah melakukan pengundian dengan cara “usitan” (bagi siswa di Palembang). Bagi pemain yang menang dalam pengundian tersebut berhak untuk mengisi rumah mereka dengan satu tanda “/” atau “\” pada kotak yang terdapat pada rumah yang telah digambar.

(Ullah_01)

Pada gambar ini, anda mungkin dapat melihat pada bagian dalam bentuk segitiga itu terdapat angka 6. Munculnya angka 6 pada gambar tersebut menunjukkan adanya faktor numerasi (dalam bahasa Inggris dikenal dengan numerate) yang dilibatkan dalam permainan ini. Melibatkan numerasi dalam hal ini menunjukkan adanya penggunaan pemahaman bilangan untuk mengkonstruksi perubahan-perubahan dalam permainan. Dengan kata lain, untuk “naik kelas atau dapat rumah baru” akan diatur dengan pemahaman bilangan utamanya urutan bilangan. Bila dikaji lagi, konteks bermain satu rumah merupakan contoh situasi yang dapat dikembangkan untuk pembelajaran bilangan bagi siswa tingkat sekolah dasar (contoh yang telah diujicobakan). Namun, tidak menuntut kemungkinan untuk dikembangkan lagi pada tingkat sekolah menengah.

2 responses to “Permainan Tradisional

  1. thank info nya ngebantu banget tugas gue..

  2. sama-sama frika, terimakasih juga telah memberikan komentar. semoga kuliahnya tetap lancar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s